Skip to main content

Posts

YOU

Lagi-lagi tatapan mata kita beradu. Ku mohon jangan tatap aku lagi seperti itu. Karena tatapanmu menghidupkan kembali perasaan yang telah ku kubur dalam-dalam. Jangan tatap aku seperti itu lagi kalo kau masih ragu untuk memilihku. Karena aku bukan pilihan. Bila kau bimbang jangan pernah memilihku, pilih saja dia. Aku tak akan sudi jadi yang kedua ataupun menjadi yang pertama tapi masih tetap ada dia dalam otakmu. Aku tahu dia wanita baik-baik walaupun aku sama sekali tidak mengenalnya dan aku mungkin belum menjadi baik dimatamu.  Jangan berbicara padaku dengan nada seperti itu. Karena kau hanya akan membangkitkan cintaku yang mati suri itu. Aku sedang belajar melupakanmu, berusaha menata hatiku. Tapi kenapa semua yang ada padamu selalu mampu menghipnotisku sehingga aku melanggar aturan yang telah ku buat sendiri? Tatapanmu, nada bicaramu, tawa renyahmu bahkan cengiranmu itu selalu membuat hilang konsentrasiku. Terlalu dungukah aku karena berusaha mati-matian melupakan cinta...

Ngampus Nyokk!! - Part 1

--> Hai hai hai... aku udah disemester 5 lho sekarang.hehe... excited banget sama dosen yang ngajar sekarang, kayanya sih bakalan seru.hmm... baru permulaan sih.  Jadi inget kata Mas Alitt “semangat membara didepan dan surut dipertengahan” Lagi baca skripshitnya @shitlicious nih, alitt susanto nama aslinya. Buku itu udah ada sejak lama tapi karena aku tanya temen ceritanya maksa yaudah deh aku anggurin bukunya sampai tadi pagi karena gue iseng ga ada bacaan lain dan ga bisa ngetik karena pinkypire masih ngejogrok dilemari ga bisa dipake. Pas baca chapter satunya gue langsung mikir anjiiiiiiiiirrr ini mah gue banget.hahaha.... Disini gue ga akan bahas isi skripshitnya @shitlicious kalo lu lu pada penasaran baca sendiri aja.  Si Alitt tu dulu anak STM jurusan elektro trus  masuk kuliah ambil jurusan pendidikan. Sumpah aseli ga nyambung banget kaya gue, yang dulu smk jurusan akuntansi sekarang ngambil jurusan pendidikan bahasa inggris juga. Kelimpungan banget a...

You and I without Us

Mas, malam ini aku ingin flashback kenangan kita dulu, boleh? walaupun kau sudah sah menjadi milik gadis lain tapi masih boleh kan aku mengenangmu? mengenang kisah kita? Kuharap kau sedang tidak makan atau minum saat aku menulis cerita ini, karena menurut mitos kalo ada yang membicarakan kita saat kita makan atau minum kita bisa tersedak. Aku nggak mau kamu mengalaminya lalu bertanya-tanya dalam hati siapa yang sedang membicarakanmu.hehe Jujur, aku tak pernah menyesal karena telah mengenalmu mas, aku tidak pernah menyesal telah mengantar Ani menemui pacarnya sehingga aku bisa berkenalan denganmu. Karena aku tahu Tuhan mempertemukan kita bukan tanpa alasan, walaupun toh kita harus berpisah. Usiaku 16 tahun saat itu sedangkan usiamu sudah menginjak 23 tahun. Tujuh tahun selisih usia kita tak terlalu berarti untukku. Aku nyaman bila didekatmu walaupun pertemuan kita bisa dihitung dengan jari. Jarak memang memisahkan raga kita tapi cintalah yang merekatkan hati kita berdua sehingga ja...

Office Story - Finance Department

"Mbak, rembers bon donk mbak, gak punya duit buat makan" aku merayu mbak Ratih Finance sambil mengedip-ngedipkan mata dan nyengir imut "Mana bonnya?" Tanya mbak Ratih dingin. Aku menyodorkan bkk yg sdh ditandatangani Mr. Kiem pada mbak Ratih. "Ini bukan bon donk Nayla, ini bekaka" "Ah kan sama-sama minta diganti duit mbak" aku cengengesan. "Abis makan siang ini bisanya" "Lho kenapa mbak?" "Mana diangkat telpon Mr Kiem waktu makan siang gini" Jawab Mbak Ratna mulai naik darah sepertinya. "Kenapa nelpon Mr Kiem mbak?" Aku belum ngeh juga. "Konfirmasi Nayla" mbak Ratih dongkol. "Yaaloo mbak, itu kan ada tandatangannya Mr Kiem, ga percaya amat sih mbak, aku ga mungkin malsuin tanda tangan seribet itu mbak" pintaku memelas. Mbak Ratih narik napas panjang. "Prosedur Nayla, aku mau makan dulu jam 2an nanti kamu kesini lagi" Sial banget nih hari ini. Mana...

Office Story - My Unique Boss

Monday morning 7.35 AM "Gimana satnite sama Malingshiter itu?" Belum sempet aku naruh tas, Anty sudah ingin bergosip saja. "Boleh gw duduk dulu, tarik napas dulu? Ngos2an cyyn.. Liftnya rusak tadi" "Hihihi... Embertralala... Gpplah itung2 membakar kalori, lihat tuh perut udh kaya tante2 hamil anak kembar" Pagi2 nyari ribur si Anty. "Adanya jg betis gw tmbh gede bukan perut gw yg sixpack" jawabku ketus. "Satnite dinnernya donk" "Iyeiye.. Lu pasti seneng, sekian banyak ramalan lu dan kemarin ramalan lu tepat, gw yang bayarin dinnernya, emang sompret tu malingshiter, abis makan dia ngomong mulu soal malingshitnya, gue yah Cuma bisa mesem2 doank and ngebatin betah amat ni orang ngobrol apa ga laper lagi ya, karena gue udh ga betah gue panggil deh waitressnya.." "Trus2.." "Waktu gw bayar makannya, dia tetep berceloteh trilili, pengen gue garuk lidahnya pake piso deh.." "Hahaha...