Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi

Mengenang yang Terkasih

Rasanya sulit sekali konsisten untuk menulis. Banyak sekali ide yang muncul tapi tak teratur. Banyak draft tersimpan di Pinkypire maupun di memopad BB, tapi belum bisa menentukan ending yang tepat.Hehe... Aku tahu tulisanku rasanya kadang aneh kalo dibaca tapi ya tetep nulis. Rasanya kalo ga nulis sehari itu rasanya gimana gitu. Karena aku seperti hanya mempunya short term memory. Nggak pernah bisa mengingat detail suatu kejadian jadi kadang nyesel banget bila ada kejadian khusus dan gak dituangkan dalam tulisan. Apalagi bila detail-detail kenangan tersebut aku lalui dengan orang yang hanya bisa aku kenang sekarang. Orang-orang yang sudah dipanggil lebih dulu oleh-Nya.hikshiks... kok jadi pengen nangis ya inget Mbah Kakung dan Buyut. Ahh... sudahlah mereka sudah bahagia disisi-Nya :') Aku ada puisi untuk Buyut dan Mbah Kakung. Sudah pernah aku publish di Facebook. Tapi nggak ada salahnya aku posting disini lagi kan.hehe.. Ini dia. Selamat membaca ^^, Disaat aku disampingmu k...

Ibu :*

Senyummu... Seperti air dingin yang kutemukan di gurun pasir... Tawamu... seperti jutaan balon yang membuatku terbang ke angkasa... Petuahmu... Seperti sinar bintang yang menuntun jalanku saat gelap, Khawatirmu... Seperti awan gelap yang membuatku segera ingin pulang Setiap tetes air matamu... Seperti sebuah pisau yang merajam-rajam hatiku Ibu, Dirimu adalah hidupku :) #Ibu, walaupun aku tidak pernah mengungkapkan rasa sayangku lewat kata-kata, tapi ku harap kau bisa merasakan betapa besar rasa sayangku untukmu :')

Mencintaimu...

Aku ingin mencintaimu dengan caraku, Walaupun kadang tak kuungkapkan, tapi kuharap kau bisa merasakannya.. Aku ingin mencintaimu dengan caraku, membuatmu tersenyum adalah tujuan utamaku.. karena bagiku senyummu adalah bahagiaku.. Aku ingin mencintaimu dengan caraku Sederhana tapi tak kan bisa kau ukur dalamnya.. Aku  ingin mencintaimu dengan caraku.. Dengan menjaga hatiku hanya untukmu... Karena aku bagian tulang rusukmu yang akan kembali padamu untuk menggenapi hidupmu menjalani sisa hidup kita bersama Berjalan beriringan melewati suka dan duka bersama.. Hingga tutup usia..

Kau

Kau… Tahukah kau berjuta cerita tak kan habis ku tulis yang bercerita tentang kau. Kau, aku yang tak bisa menulis puisipun mencoba merangkai kata untuk kau. Tahu kah kau efek   suaramu untukku? Suaramu bagaikan pompa semangat untukku. Mataku kan berbinar-binar dan senyum tak bisa jauh dari bibirku. Setelah mendengar suaramu. Kau… Bagaimana bisa ku bisa mencuri   perhatianmu dengan sejuta kekuranganku. Ketidakpekaanku melawan perhatian sejuta gadis disekitarmu. Kau… Bila memang tak kanada kesempatanku untuk mengetuk pintu hatimu. Biarkan kumenunggu disebrang garis takdir itu. Karena berjuta cerita tertuju pada Kau. 9.44 PM 8/17/2012